Tracking Satelit Parabola dan Frekuensi TV Terbaru Indonesia (one, tvri, dmc, nettv, digital, rcti)

Tracking Satelit Parabola dan Frekuensi TV Terbaru Indonesia (one, tvri, dmc, nettv, digital, rcti, sctv, indosiar, mnc).
Parabola digital adalah solusi terbaik dalam mengatasi siaran televisi. Jika siaran televisi banyak semutnya atau gambar terasa berbayang, mungkin saatnya Anda menggunakan parabola digital sebagai solusinya. Dengan begitu, siaran di televisi pun menjadi jernih tanpa satupun semut yang menempel di layar kaca televisi. Apalagi parabola digital juga mampu menyajikan beragam chanel lokal hingga manca negara.


Apakah Frekuensi TV satelit parabola? Adalah besaran jalur frekuensi yang dipakai oleh stasiun televisi untuk memancarkan siarannya. Besarannya dalam MegaHertz.

Bahasan Frekuensi TV:

satelit parabola dewasa
daftar satelit parabola 2020
satelit telkom 4
dunia satelit parabola
gambar satelit parabola
satelit indonesia
frekuensi satelit palapa
&pengaturan satelit telkom 1
daftar frekuensi tv mhz 2020
frekuensi tv one 2020
frekuensi tvri
daftar frekuensi tv mhz 2020
frekuensi dmc tv 2020
frekuensi net tv
frekuensi tv digital jabodetabek 2020
frekuensi tvri ntt

Jenis Satelit Parabola Digital


Ada dua jenis parabola digital, yaitu parabola berlangganan atau berbayar dan parabola digital FTA (free to air). Berikut ini penjelasannya.

1.Parabola Digital Berbayar
Parabola Digital Berbayar adalah parabola yang harus dibayar setiap bulannya. Jika parabola tersebut tidak dibayar setiap bulannya alias terlembat dalam waktu beberapa hari, maka biasanya siaran di televisi menjadi pudar dan semut mulai berdatangan.

2.Parabola Digital FTA (free to air)
Parabola jenis ini sangat diminati oleh banyak orang dibandingkan dengan parabola digital berbayar. Gimana nggak diminati, ternyata parabola digital jenis ini bisa kita gunakan secara gratis tanpa membayar iuran perbulannya seperti parabola berlangganan. Gambar pada siaran televisi pun masih sama seperti parabola digital berbayar, jernih dan terang. Namun bedanya, di Parabola Digital FTA ini chanelnya lebih sedikit alias hanya chanel lokal saja yang bisa diakses.
Mungkin bagi kalangan menengah ke atas akan lebih memilih parabola digital berlangganan. Karena dengan penghasilan mereka di atas rata-rata tentu bisa membayar iuran parabola per bulannya yaitu 60 sampai 300 ribuan rupiah per bulannya. Dan tentunya bagi kalangan menengah ke babawah mengeluarkan uang sekian tentu terasa berat. Ya, jadi dianjurkan jika berat atau tak mau bayar iuran per bulannya, lebih menggunakan Parabola Digital FTA saja yang bebas dari iuran tiap bulannya.

Memang kita akan lebih tergiur dan tertarik untuk memiliki Parabola Digital yang berbayar. Karena memiliki keunggulan yaitu banyaknya chanel di dalamnya seperti HBO, Fox Movies, ESPON, Bein Sport, Kartun Network, NGC, NGC Wild, Celestial Movies, dan beberapa chanel luar negeri lainnya. Ya, bisa dikatakan kalau Parabola Digital FTA merupakan parabola berchanel standar, sedangkan parabola digital berbayar merupakan parabola digital premium karena memiliki banyak chanel yang tidak bisa diakses oleh parabola FTA.

Tapi semakin ke sini, sepertinya para pelanggan Parabola Digital Berbayar mulai terasa berat dengan membayar iuran bulanan. Mengingat mereka juga mulai memiliki kebutuhan lain yang lebih pokok dibandingkan dengan menonton siaran chanel luar negeri. Apalagi kalau telat bayar sedikit pun, siaran langsung mati. Ditambah lagi kadang paket langganan suka berubah-ubah tanpa adanya pemberitahuan langsug, sehingga banyak pelanggan yang mengeluh karena iurannya mulai membengkak.

Dengan adanya fenomena tersebut dan memanfaatkan perekembangan teknologi yang semakin pesat, maka berbagai produsen parabola mulai melirik sistem prabayar plus yang mana juga bisa menangkap berbagai chanel non langganan.

Mereka pun mulai memasarkan sebuah receiver parabola yang memiliki sistem dual fungsi. Di mana receiver tersebut bisa digunakan sebagai langganan yang mana juga bisa menangkap chanel gratisan seperti Matrix Garuda, Toppas TV, K-Vision, Orange Tv, hingga Skynindo.
Secara umum, receiver dual fungsi ini mampu menangkap beberapa chanel gratisan yang bisa kita nikmati. Apalagi ada tambahan chanel premium yang bisa kita nikmati jika kita membelikannya voucher. Dengan begitu, secara otomatis chanel premium akan terbuka, dan jika voucher sudah habis, maka chanel akan gelap alias mati.

Tracking Sinyal Frekuensi Satelit Parabola

Tracking satelit merupakan kegiatan yang mengarahkan dish parabola tepat ke arah satelit yang dituju. Dengan begitu, sinyal bisa ditangkap secara optimal. Kita perlu melakukkan setting ke tiga sudut hingga dish agar dish bisa menangkap sinyal dari satelit dan mengarah ke satelit dengan tepat. Tiga sudut ini di antaranya adalah deklenasi, elevasi, dan azimuth.

Cukup lima menit hingga sepuluh menit kita bisa melakukan tracking satelit. Waktu tersebut berlaku untuk orang yang sudah berpengalaman. Biasanya, tahap yang paling lama terletak pada perakitan dish dan inb.
Sehingga, bukan hanya pada ketepatan tracking saja, melainkan juga dari perakitan Inb yang tepat dapat menentukan keberhasilan pemasangan antena parabola dalam menangkap sinyal dari satelit. Sehebat apapun seorang teknisi dalam merakit Inb, jika tidak akurat, maka hasilnya tidak akan bagus karena adanya tabrakan antar satelit satu dengan satelit yang lain.

Ketika memasang dish parabola yang dilakukan setelah merakit dish dan Inb, langkah selanjutnya adalah dipasangkan ke tiang penyangga. Namun sebelumnya perlu menyetel dish terlebih dahulu sebelum dipasangkan ke tiang penyangga.

Sudut Deklanasi

Sudut deklanasi ini yang menentukan kemiringan antara ke arah Selatan atau ke arah Utara. Jika baut-baut sudah tersetel, maka Anda bisa menggoyangkan Dish ke arah Selatan atau Utara. Kemiringan inilah yang menghasilkan sudut yang bernama sudut deklanasi. Sehingga, sudut deklanasi di setiap daerah akan berbeda-beda. Contohnya adalah pemasangan di daerah Jawa, maka kemiringan sudut deklanasi akan lebih mengarah ke Utara. Karena, letak pulau Jawa berada di sebelah Selatan Garis Khatulistiwa. Begitu juga jika berada di daerah tepat di garis Khatulistiwa, maka tiang akan dipasang tegak lurus ke atas.

Sudut Elevasi

Jika sudut Deklanasi ditentukan dari arah Utara dan Selatan, maka sudut Elevasi ini merupakan hasil dari kemiringan antara ke arah Barat atau Timur. Sudut ini dapat menentukan jarak antara Inb satu dengan Inb lainnya ketika memasang 2 Inb atau lebih dalam pemasangan parabola fixed dish.
Sudut elevasi berbeda dengan sudut Deklanasi. Di mana ketika memasang parabola gerak, maka yang bergerak hanyalah sudut Elevasi saja. Dengan begitu, dalam pemasangan parabola gerak, maka tracking dapat dilakukan pada sudut deklanasi dan sudut azimuth saja. Karena sudut elevasi akan diatur oleh penggerak dalam parabola yang terpasang.

Sudut Azimuth

Dalam menentukan keberhasilan pemasangan dua Inb atau lebih, bisa kita lihat dari sudut Azimuth, di mana sudut ini dapat menentukan posisi 0 derajat Inb yang tampak seperti garis Horizontal. Jika sudut ini tidak tepat, maka satu atau beberapa Inb tidak akan berfungsi dan menangkap sinyal secara optimal.
Pengaturan sudut Azimuth tidak berpacu pada penempatan mounting dish ke pipa tiang, melainkan cukup memutar-mutar sedikit sampai posisi 0 derajat. Jika sudah tepat, maka baut-baut yang terpasang dikencangkan supaya mounting dish tak bergeser dari pipa tiang.

Ada dua cara mudah ketika melakukan setting sudut azimuth, di antaranya adalah sebagai berikut:

1.       Memutar Dish dari pipa tiang penyangga,
2.       Memutar tiang stik atau tiang fokus.

Namun, pada umumnya orang-orang menggunakan cara yang pertama, karena cara yang kedua ini hanya digunakan ketika kondisi tertentu saja. Karena cara kedua dapat menyulitkan penyetalah sudut elevasi dan deklanasi nantinya. Walaupun sebenarnya, cara kedua juga bisa digunakan pada tiang fokus tunggal.



Frekuensi TV Satelit Palapa D 113.0 E

No Nama chanel Frekuensi Symbol Polarisasi
1 SCTV 3835
4131
7000
12250
H
2 Indosiar 3835
4131
7000
12250
H
3 RCTI 3934
3808
7200
8800
H
V
4 Global TV 3934
3808
7200
8800
H
V
5 Indosat Ooredoo 4080
3880
3932
28125
29900
15800
H
7 NET TV 3746
3752
4400
4700
H
8 Matrix Garuda 4100 29900 V
9 Kompas TV 4055 2900 V
10 MNC TV 3774
3808
3934
6500
8800
7200
V
V
H
11 Rodja TV 4057 2727 H
12 Tv9 Nusantara 3815 1700 V
13 O Channel 3835 7000 H
14 TVRI Nasional
TVRI Sport
3762
3767
3500
4000
H
15 Jaya TV 4047 1300 H
16 KTI 3840 1010 H
17 KTV 3819 1000 V
18 TVOne 3786 5632 H
19 Sinema Indonesia X 3880
4080
29900
28125
H
20 Metro TV Jawa Timur 3932 15800 V
21 Prodibee Indonesia 3991 2600 H
22 Lejel Home
Shopping Live
3880 29900 V
23 K-Drama 4080 28125 V
24 Elshinta 4131 12250 H
25 Nusantara tv 4080 28125 H
26 Tv Edukasi 4007 4800 V
27 Indonesia Network
Sumut TV
Aceh TV
Sriwijaya TV
Bandung TV
Semarang TV
Jogja TV
Surabaya TV
Bali TV
3814 6363 H
28Space Toon (kartun) 3932 15800 V
29Qur'an Hedayah3932 15800 V
30 Matrix TV 3946  7400 V
31 My Cinema Asia 3960 30000 H
32 Jaya TV 4047 1300 V
33 Saling Sapa TV 3628 17980 H
34 Aswaja TV 3932 15800 V
35 Insan Media Dakwah 4052 3333 H
36 Metro TV HD 4080
3880
28125
29900
H
37 Jak TV 4080 28125 H
38 U Channel 4080 28125 H
39 Al-Manar TV 4080 28125 H
40 TiviPlus 4040 10250 V
41 iNews TV 3774
3808
6500
8800
V
V
42 RTV 3863 4333 V
43 Topas TV 3960 30000 H
44 MWD Music 4110 11669 V
45 Efarina TV 3750 2083 V
46 Ummat TV 3908 1818 H
47 BBS TV 3910 1800 H
48 Bali TV 3925 2590 H
49 Jawa Pos TV 3880 29900 V
50 Insan TV 4052 3333 H
51 Al iman TV 3991 2600 H
52 Pijar TV 3960 30000 H
53 Surau TV 4014 7200 H
54 K Vision  3600 31000 V
55 TV timor leste 4025 4285 H
56 Madani TV 3627 17985 H
57 Akhyar TV  4014 7200 H
58 Wesal TV 4014 7200 H
59 Salam TV  4014 7200 H
60 Ahsan TV 3984 3636 H
61 GMN TV 4031 4600 H
62 Metro TV HD 4080 28125 H